Sebuah catatan bulan Juni yang tercecer di TMII
Minggu 17 Juni 2012 mulanya sekedar mengisi waktu mengunjungi Anjungan Jawa Tengah di Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ), tak tahunya Kabupaten Temanggung
tengah mendapatkan giliran untuk mengisi pentas di anjungan Jawa Tengah itu, jadi sebuah surprize bagiku, mendapat kesempatan menyaksikan pertunjukan Kesenian Khas Temanggung, kali ini para Seniman-Seniwati Temanggung dengan indahnya menghidangkan Sekar Jipan'x kepada para pengunjung TMII.
Kus
Bandrio Perwakilan Jawa Tengah di TMII menyampaikan bahwa selain pentas kesenian tersebut, dalam rangka menunjang suksesnya Pariwisata Jawa Tengah juga diadakan Pameran Produk dari Kabupaten/ Kota se Jawa Tengah, diantaranya batik dari
berbagai daerah dan makanan-makanan khas daerah se provinsi Jawa Tengah, bukankah ini yang dinamakan pucuk dicinta ulam tiba, karena selain menikmati indahnya seni budaya juga tersaji makanan khas yang bisa menggoyang lidah.

Sebuah pertunjukan seni yang digarap sangat apik dan menarik bertajuk Sekar Jipan’x mampu memukau para tamu yang hadir. Bekti Priyono selaku Panitia dari Kabupaten Temanggung menyampaikan, bahwa Sekar Jipan'x berhasil ditampilkan oleh gabungan
seniman-seniwati Temanggung dibawah koordinasi Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Olah Raga Kabupaten Temanggung ini merupakan kolaborasi seni lengger, kuda lumping dan sorengan. Sungguh sebuah hasil kerja bareng yang cukup sukses sangat enak dinikmati.
Banyak dari warga Temanggung se Jabodetabek yang ada disitu mengatakan bahwa acara ini dirasakan sebagai
obat rasa kangen terhadap kampung halaman, selain sebagai ajang silaturahmi dan
berkumpul sesama perantau dari Temanggung. Tampak sekali keakraban, kekeluargaan diantara mereka, pertemuan dengan teman se daerah rasanya seperti dengan keluarga sendiri. Anis Kunto ketua forum warga Temanggung di Jabodetabek bahkan mengambil inisiatif bagi-bagi doorprize kepada para pengunjung demi meriahnya acara ini, wuiii... hebat...kapan lagi bisa ketemu event seperti ini, sebuah moment yang tak terlupakan.